“Penjok” Lauk Alternatif Pekarangan Rumah Masyarakat Melayu Kabupaten Natuna
DOI:
https://doi.org/10.56783/tm.v1i01.54Kata Kunci:
Penjok, , Kuliner Natuna, Nilai Budaya, Kearifan LokalAbstrak
Artikel ini mengulas tentang "Penjok", sebuah hidangan khas Natuna yang mencerminkan kekayaan nilai budaya dan tradisi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sejarah dan nilai budaya dalam hidangan khas Natuna, "Penjok". Metode penelitian kualitatif digunakan dengan melakukan observasi, wawancara, dan analisis dokumen di Natuna. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penjok menjadi lauk alternatif di masa sulit, diadaptasi dari bahan lokal seperti daun paku, mentimun, jantung pisang, dan kulit semangka. Penjok juga memiliki peran penting dalam acara adat Natuna dan sebagai pelengkap bubur pedas. Kehadirannya hingga kini mencerminkan kekayaan budaya dan nilai tradisional masyarakat Natuna. Penjok tidak hanya sebuah hidangan, melainkan juga simbol dari kekuatan dan keberlanjutan budaya lokal. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya memahami nilai-nilai budaya dalam kuliner sebagai bentuk pelestarian dan penghormatan terhadap warisan budaya. Penjok bukan hanya makanan, tetapi juga simbol dari kekuatan dan keberlanjutan budaya lokal di tengah tantangan zaman yang terus berubah.
Referensi
Desi. S. 2023. “’Penjok’ Lauk Alternatif Pekarangan Rumah Masyarakat Melayu Kabupaten Natuna”. Hasil Wawancara Pribadi: 2 Oktober 2023, Perpustakaan Nurul Hikmah SMP Nurul Jannah Natuna
Maimun. 2023. . “’Penjok’ Lauk Alternatif Pekarangan Rumah Masyarakat Melayu Kabupaten Natuna”. Hasil Wawancara Pribadi: 2 Oktober 2023, Rumah Ibu Maimun.
Literatur:
Astuti, D. M., & Anggraini, M. (2018). Gastrodiplomacy Sebagai Strategi Pengembangan Potensi Pariwisata Kuliner Indonesia Dalam Mendukung Program Asean Tourism Strategic Plan (Astp). Seminar Nasional dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna. (2019). Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Kabupaten Natuna. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Natuna.
Djoko Marihandono, Swastiwi, A. W., & Raharjo, S. N. I. (2019). Sejarah wilayah perbatasan Kepulauan Natuna: Mutiara di Ujung Utara. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Hadi, S. (2017). Pemeriksaan Keabsahan Data Kualitatif pada Skripsi. Jurnal Ilmu Pendidikan, 22(1).
Harwindito, B., & Saptadinata, A. (2022). Kernas sebagai Kuliner Khas Lokal Daerah Masyarakat Kabupaten Natuna. Jurnal Pendidikan dan Perhotelan (JPP), 2(1). https://doi.org/10.21009/jppv2i1.03
Miles, M. B., Huberman, A. ., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A. Methods Sourcebook. SAGE Publication.
Oktaria, F. D., Idris, M., & Suriadi, A. (2022). Tinjauan Historis Akulturasi Budaya Dalam Kuliner Palembang Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 8(1). https://doi.org/10.31851/kalpataru.v8i2.8962
Putra, T. (2017). Ekonomi Kreatif dan Daya Tarik Objek Wisata. JURNAL PENDIDIKAN DAN KELUARGA, 9(1). https://doi.org/10.24036/jpk/vol9-iss1/43
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tarigan, N., & Swastiwi, A. W. (2009). Hari Jadi Kota Ranai. Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Natuna.
Utami, S. (2018). Kuliner Sebagai Identitas Budaya. Journal of Strategic Communication, 8(2), 36–44.
Yaniawati, P. (2020). Penelitian Studi Kepustakaan. In Penelitian Kepustakaan (Liberary Research) (Nomor April).
Zahrulianingdyah, A. (2018). Kuliner Sebagai Pendukung Industri Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal. TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga, 6(1).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Tapak Melayu

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
All articles published in this journal are made available under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license.
Under this license, users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial use.
These permissions are granted provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, a link to the license is provided, and any changes made are clearly indicated.
Authors retain the copyright to their work while granting the journal the right to publish and distribute the article as the original publisher. Third parties may use, reproduce, distribute, translate, and adapt the published work in accordance with the terms of the CC BY 4.0 license.
The full license can be accessed at: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
