Upaya Pelestarian Tari Tupeng Bunguran Sebagai Kearifan Lokal Natuna
DOI:
https://doi.org/10.56783/tm.v3i01.273Abstrak
Tari tupeng Bunguran saat ini berada dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Intensitas penampilan yang semakin sedikit, ruang yang diperkecil, dan banyak faktor penghambat lainnya. Sebagai salah satu kesenian yang berkembang di Bunguran, tari tupeng Bunguran merepresentasikan kehidupan budaya dan sosial masyarakat kolektifnya. Memahami hal itu, tari tupeng Bunguran berada di masa krisis eksistensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna lain yang lebih luas dan dalam mengenai tari tupeng Bunguran. Secara kualitatif deskriptif, data yang dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Penelitian ini berlokasi di Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Natuna. Teks ini memberikan penawaran definisi tari tupeng Bunguran, sejarah, unsur-unsur dalam tari tupeng, nilai budaya, dan aspek ekonomis dari tari tupeng. Penjabaran ini menunjukkan adanya aspek-aspek lain dan potensial membuka aspek baru dari sudut pandang yang lain. Pelestarian menjadi kata kunci penting. Saling keterkaitan pihak pemerintah, komunitas, dan pelaku harus terjalin dengan baik untuk merawat dan melestarikan kesenian tari tupeng Bunguran. Pelestarian ini juga akan kembali mengenalkan kearifan lokal yang ada di dalam tari tupeng Bunguran.
Referensi
Aini, Lis Noer, Dewi Rosita, and Taufiq Hidayat. 2024. Evaluasi Penataan Kawasan Wisata Pantai Tanjung Di Kabupaten Natuna.
Arafik, Abdul Rahman, Bayu Arsiadhi Putra, and Agus Kastama Putra. 2024. “Representasi Kesetaraan Gender Dalam Kesenian Gong Masyarakat Sikka Tanjung Labu Provinsi Kalimantan Timur.” Jurnal Mebang: Kajian Budaya Musik Dan Pendidikan Musik 4(1):1–10.
Armiza, Siska, and Hermansyah. 2023. “Kearifan Lokal Sastra Lisan Batimbang Pada Masyarakat Desa Simalinyang Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Kampar.” Jurnal Ilmu Budaya 20(1):58–73.
Budihardini, Sindy Sri, Regaria Tindarika, and M. Aditya. 2023. “Sejarah Tari Topeng Natuna Desa Tanjung Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna.” 12(2):665–73. doi: 10.26418/jppk.v12i2.63270.
Destriyadi. 2021. “Cerita Rakyat Tari Tupeng.”
Destriyadi. 2023. “Aspek Agraris Dan Maritim Dalam Makanan Tradisional Kuah Tige.” Arif: Jurnal Sastra Dan Kearifan Lokal 3(1):181–98.
Destriyadi. 2024a. “Identitas Budaya Masyarakat Pulau Laut Dalam Makanan Tradisional Longlek.” Pustaka 24(1):1–7.
Destriyadi. 2024b. “STRUKTUR NARATIF DALAM CERITA RAKYAT NATUNA.” Jurnal Segeram 3(1):1–14.
Diah, Rizky Arum, Asrindah Nasution, and Suhariyanti. 2024. “EKSPLORASI FUNGSI PERTUNJUKAN KESENIAN JARANAN SEBAGAI WARISAN BUDAYA MASYARAKAT DUSUN NGANDENG.” Dialect Jurnal UPT Bahasa Universitas Dharmawangsa 1(2):50–55.
Efendi, Desrian, and Endri Bagus Prastiyo. 2020. “Peran Pemuda Dalam Melestarian Kesenian Tradisional Alu Di Desa Limau Manis Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna.” JISIPOL 1(2):121–35.
Fahsyuliardi, Nofly, Hari Prayogo, and Erianto. 2022. “KEPADATAN POPULASI KEKAH NATUNA (Presbytis Natunae) DI HUTAN MASYARAKAT DESA MEKAR JAYA KABUPATEN NATUNA KEPULAUAN RIAU.” Jurnal Hutan Lestari 10(2):283–91.
Faruk. 2020. Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hardini, Widi, and Tyas Rosani Sri Harnanti. 2022. “MEMBANGUN NATUNA SEBAGAI DESTINASI EKOWISATA.” Jurnal Mekar (2).
Idrus M. Thahar. 2011. Tuk Min Mengamuk. Natuna: Disporabudpar.
Jadidah, Ines Tasya, Muhammad Raihan Alfarizi, Levi Luren Liza, Wira Sapitri, and Nabila Khairunnisa. 2023. “Analisis Pengaruh Arus Globalisasi Terhadap Budaya Lokal (Indonesia).” Academy of Social Science and Global Citizenship Journal 3(2):40–47. doi: 10.47200/aossagcj.v3i2.2136.
Khasanah, Lastri. 2022. “AKULTURASI AGAMA DAN BUDAYA LOKAL (Upaya Membangun Keselarasan Islam Dan Budaya Jawa).” At-Thariq_Jurnal Studi Islam Dan Budaya 02(02).
Lesmana Putra, Gea, Yurnalis, and Syafniati. 2023. “Talempong Pacik Dalam Upacara Perkawinan Dan Batagak.” Jurnal Musik Etnik Nusantara 3(2):165–78.
Mukaffi, Zaim, and Tri Haryanto. 2022. “Faktor-Faktor Penentu Pariwisata Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi: Tinjauan Sistematis.” Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 22(3):1598–1604. doi: 10.33087/jiubj.v22i3.2590.
Nopriyasman. 2020. Cerita Rakyat Sebagai Sumber Sejarah Dalam Pembelajaran Di Sekolah.
Prayudi, M. Agus. 2021. “Peranan Kesenian Terhadap Pengembangan Pariwisata Di Daerah Istimewa Yogyakarta.” Jurnal Nusantara (Jurnal Ilmiah Pariwisata Dan Perhotelan 4(2):7–13.
Rachman, Vicky Septian, and Betha Almanfaluthi. 2018. “Kajian Perubahan Fungsi Topeng Cirebon.” Kalbiscientia: Jurnal Sains Dan Teknologi 5(1):24–29.
Saridin, Dwi Oktariani, and Mega Cantik Putri Aditya. 2024. “Makna Properti Tari Tupeng Natuna Kabupaten Natuna.” Gorga: Jurnal Seni Rupa 13(1):284–90.
Sibarani, Robert. 2020. Kearifan Lokal, Hakikat, Peran, Dan Metode. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.
Siregar, Ashari, Dhita Dwi Yanti, Dinda Valicia Sipayung, Muhammad Ibnu Adani, Novita Paskah Rianti, and Ika Purnamasari. 2024. “Pengaruh Globalisasi Terhadap Identitas Budaya Lokal.” JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendekia 1(8):4142–51.
Subandi, Yeyen, Intan Kusumawati, Hery Yanto The, Natalia Heni Primawati, Hapri Wannazemi, Abdul Rahman, and Emanuel Omedetho Jermias. 2024. PENGANTAR SEJARAH. 1st ed. Bandung: Penerbit Widina Media Utama.
Sulistyorini, Dwi, and Eggy Fajar Andalas. 2017. Sastra Lisan; Kajian Teori Dan Penerapannya Dalam Penelitian. Intrans Publishing.
Syahrial. 2013. “Guna Dan Fungsi Tari Piring Padang Magek Sumatera Barat.” Jurnal Greget 12(2):128–42.
Timia, Ismunandar, and Winda Istiandini. 2018. “Struktur Penyajian Tari Ladun Dalam Seni Mendu Penggal Raja Muda Kabupaten Natuna Provinsi Kepri.” Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa 7(7).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Destriyadi Destriyadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
All articles published in this journal are made available under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license.
Under this license, users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial use.
These permissions are granted provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, a link to the license is provided, and any changes made are clearly indicated.
Authors retain the copyright to their work while granting the journal the right to publish and distribute the article as the original publisher. Third parties may use, reproduce, distribute, translate, and adapt the published work in accordance with the terms of the CC BY 4.0 license.
The full license can be accessed at: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
