Potensi Budaya Melayu sebagai Basis Pendidikan Karakter di Kabupaten Natuna
DOI:
https://doi.org/10.56783/tm.v3i01.279Kata Kunci:
Budaya Melayu, Pendidikan Karakter, NatunaAbstrak
Budaya Melayu memiliki kekayaan nilai-nilai luhur yang sangat potensial untuk dijadikan basis dalam pendidikan karakter, terutama di Kabupaten Natuna, di mana masyarakatnya masih kuat mempertahankan adat istiadat dan tradisi leluhur. Nilai-nilai seperti sopan santun, religiusitas, gotong royong, tanggung jawab, serta beragam bentuk kearifan lokal menjadi fondasi penting dalam membentuk kepribadian generasi muda. Artikel ini membahas secara mendalam bagaimana budaya Melayu dapat diintegrasikan secara sistematis dalam pendidikan karakter di sekolah, mulai dari pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, hingga aktivitas ekstrakurikuler berbasis budaya. Selain itu, artikel ini juga menguraikan berbagai tantangan yang dihadapi, seperti pengaruh globalisasi, pergeseran nilai di kalangan remaja, dan kurangnya bahan ajar berbasis budaya lokal. Di sisi lain, disajikan pula strategi yang dapat dilakukan untuk memperkuat identitas budaya, di antaranya melalui kolaborasi dengan tokoh adat, revitalisasi tradisi, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat. Pendekatan berbasis kearifan lokal ini dinilai efektif dalam membangun karakter peserta didik yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga memiliki rasa bangga terhadap budaya bangsanya, sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika zaman modern.
Referensi
Adolph, R. (2016). Sejarah dan Profil PA Natuna. 1–23.
Chaerani1, A., Febriana, R., , Tiffany Valeria Br Tarigan, M. J., Putra, A., & Nisa, M. (1967). Implementasi Kurikulum Berbasis Budaya Melayu Riau di SD Negeri 189 Pekanbaru. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2016(3), 1–2.
Fitria, R. (2017). Kesantunan Berbahasa Sebagai Cerminan Budaya Melayu dalam Syair Siti Zubaidah. Seminar Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 244–255.
Galba, S., & Sudiono. (2007). Ungkapan tradisional masyarakat Melayu Natuna : Provinsi Riau Kepulauan : folklor Nusantara.
Hafiz, M., & Tafsiruddin. (2022). Masyarakat Melayu Riau Berbudaya. Dakwatul Islam. https://doi.org/10.46781/dakwatulislam.v6i2.505
Junaidi, H. (2016). Budaya Kerja Melayu dalam Mengembangkan Wirausaha Mahasiswa di Perguruan Tinggi Kota Palembang. 22, 95–112. https://doi.org/10.19109/INTIZAR.V22I1.541
Kemdikbud. (2019). Konsep dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter Tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, 8. https://cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/?wpdmpro=buku-konsep-dan-pedoman-ppk
Kertih, I. (2014). Pendidikan Dan Karakter Bangsa Melalui Integrasi Mata Pelajaran IPS Berbasis Kearifan lokal Bali (Studi Etnografi Pendidikan di SMP Negeri 1 Singaraja,Kabupaten Buleleng-Provinsi Bali).
Kusnaedi. (2006). Sistem Gotong Royong Dalam Masyarakat Pedesaan Daerah Bali.
Nisa, C. (2019). Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Universitas Islam Riau Fakultas Agama Islam “Analisis Komparasi Strategi Pemasaran dalam Transaksi Jual Beli".
Njatrijani, R. (2018). Kearifan Lokal Dalam Perspektif Budaya Kota Semarang. Gema Keadilan, 5(1), 16–31. https://doi.org/10.14710/gk.2018.3580
Rasyid, R., Fajri, M. N., Wihda, K., Ihwan, M. Z. M., & Agus, M. F. (2024). Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Basicedu, 8(2), 1278–1285. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7355
Syamsijulianto, T., Rahman, R., Sari, M. Z., Ratumanan, S. D., & Solehun, S. (2022). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Tradisi Masyarakat Melayu Perbatasan Pada Siswa Sekolah Dasar. DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(1), 39–51. https://doi.org/10.30997/dt.v9i1.4848
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Meljawati wati, Hasmiza Hasmiza

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
All articles published in this journal are made available under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license.
Under this license, users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial use.
These permissions are granted provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, a link to the license is provided, and any changes made are clearly indicated.
Authors retain the copyright to their work while granting the journal the right to publish and distribute the article as the original publisher. Third parties may use, reproduce, distribute, translate, and adapt the published work in accordance with the terms of the CC BY 4.0 license.
The full license can be accessed at: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
