Strategi Pelestarian Warisan Budaya Tak Benda Pada Warisan Wisata Kuliner Khas Natuna “Pedek”

Penulis

  • Maulida

DOI:

https://doi.org/10.56783/tm.v1i02.237

Abstrak

Penelitian ini menyoroti pentingnya makanan tradisional khas Kabupaten Natuna, "Pedek," sebagai bagian dari warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia khususnya di Kabupaten Natuna Desa Cemaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai budaya dan proses pembuatan Pedek, serta dampaknya pada identitas lokal dan potensi ekonomi masyarakat setempat. Metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Pedek memiliki sejarah panjang sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat Natuna, di mana teknik fermentasi tradisional ini telah diwariskan secara turun-temurun. Proses pembuatan Pedek melibatkan pemilihan ikan teri berkualitas yang dicampur dengan garam dan kemudian  difermentasi dalam wadah tertutup untuk menghasilkan rasa khas dan aroma yang unik. Pedek tidak hanya menjadi lauk pauk, tetapi juga simbol solidaritas sosial dan kebanggaan budaya. Penggunaan Pedek dalam acara penting dan pertemuan adat mencerminkan perannya sebagai perekat komunitas. Selain itu, produksi Pedek telah memberikan kontribusi ekonomi lokal melalui penjualan di pasar. Promosi kuliner yang melibatkan pemerintah dan pelaku pariwisata membantu memperkenalkan keunikan Pedek kepada wisatawan.

Keyword:Strategi,Pelestarian, Warisan Budaya, Kuliner Tradisional

Unduhan

Diterbitkan

2024-11-30

Cara Mengutip

Maulida. (2024). Strategi Pelestarian Warisan Budaya Tak Benda Pada Warisan Wisata Kuliner Khas Natuna “Pedek”. Jurnal Tapak Melayu, 2(02). https://doi.org/10.56783/tm.v1i02.237