SATAI kuliner tradisional khas natuna
DOI:
https://doi.org/10.56783/tm.v1i01.53Kata Kunci:
kuliner, satai, khas natunaAbstrak
Artikel tentang ini ditulis bertujuan untuk memperkenalkan kepada halayak ramai tentang kuliner tradisional yang ada di kabupaten Natuna dan sesuatu hal yang perlu dan terus dilestarikan dan dipertahankan dan begitu juga dengan kuliner tradisional khas daerah khususnya kuliner tradisional melayu harus dikenalkan kepada generasi penerus agar generasi muda sebagai penerus budaya dapat mengetahui, memahami, mempertahankannya dan mengembangkannya. Jangan sampai generasi muda tidak mengenal kuliner tradisional daerahnya dan hanya mengenal kuliner luar negeri yang pada saat ini sudah merajalela di kota dan daerah. Makanan tradisional yang terdapat di Kepulauan Riau merupakan makan tradisional yang memiliki asal usul dan sejarahnya masing-masing yang mana makanan tersebut memiliki makna. Salah satu makan atau kuliner tradisional di kepulauan Riau khuusunya di kabupaten natuna adalah satai. Satai adalah sejenis kuliner olahan dari ikan yang dihaluskan lalu dicampur dengan bumbu yang terdiri dari kelapa parut, cabe, bawang merah, bawang putih, garam, ajinomoto dan irisan daun kunyit setelah itu dibungkus dengan daun pisang serta dibakar hingga matang.
Referensi
Pipit Anggreani, Menu popular Hindia Belanda (1901-1942): Kajian Pengaruh Budaya Erofa Terhadap Kuliner Indonesia, Malang, 2015.
Ibrahim Bujang,SH., Wujud Variasi dan Fungsi Serta Cara Penyajiannya Pada Orang Melayu, Jambi 1994
Dwi Setiati, Makanan Tradisional Masyarakat Jambi, Tanjung Pinang, Balai Plestarian Nilai Budaya Tanjung Pinang, 2012.
Fardiaz D, Peluang , Kendala, dan Straytegi Pengembasngan Makanan Tradisonal . IPB Bogor, 1998.
Marwati, Pengetahuan Masakan Indonesia, Adicita Karya Nusa, Jogjakarta, Rezeki, 2000
Soekarto,ST., Penilaian Organoleptik Untuk Industri Pangan Dan HsilPertanian, Bhatara Karya Aksara, Jkarta, 1990.
Kardiyat Wiharyanto, artikel : Arah Reformasi Indonesia : Mengkritisi Pemerintahan Baru SBY-JK. Atmajaya, Jogjakarta, 1998
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Tapak Melayu

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
All articles published in this journal are made available under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license.
Under this license, users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial use.
These permissions are granted provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, a link to the license is provided, and any changes made are clearly indicated.
Authors retain the copyright to their work while granting the journal the right to publish and distribute the article as the original publisher. Third parties may use, reproduce, distribute, translate, and adapt the published work in accordance with the terms of the CC BY 4.0 license.
The full license can be accessed at: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
