Baju Kurung:

Pakaian Tradisional Khas Perempuan Melayu Riau

Penulis

  • Nikmatul Rahmah Isnaniah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna

DOI:

https://doi.org/10.56783/tm.v3i2.305

Kata Kunci:

Baju kurung, perempuan Melayu, identitas budaya, pelestarian, kearifan lokal

Abstrak

Artikel ini membahas baju kurung sebagai pakaian tradisional perempuan Melayu Riau yang memuat nilai-nilai religius, estetis, dan sosial budaya. Baju kurung bukan sekadar busana, melainkan simbol identitas dan warisan budaya yang mencerminkan nilai kesopanan, spiritualitas, dan status sosial dalam masyarakat Melayu. Berakar dari akulturasi budaya Timur Tengah, India, dan Tiongkok sejak abad ke-15, baju kurung berkembang seiring penyebaran Islam dan menjadi representasi adat sekaligus ajaran agama. Artikel ini mengkaji sejarah, fungsi sosial, nilai simbolik, serta tantangan pelestariannya di tengah arus modernisasi. Ditekankan pula peran perempuan, lembaga adat seperti LAM Riau dan MABMI, serta regulasi daerah dalam menjaga eksistensi baju kurung sebagai citra diri perempuan Melayu. Pelestarian dilakukan melalui pendidikan, sosialisasi budaya, pemberdayaan ekonomi melalui tenun songket, hingga inovasi digital oleh generasi muda. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, artikel ini menunjukkan bahwa baju kurung bukan hanya busana, melainkan warisan budaya hidup yang terus berevolusi dan beradaptasi tanpa kehilangan makna dasarnya.

Referensi

Afriza, H., & Hawa, S. (2023). Penempatan Pemakaian Baju Kurung (Melayu) Pada Sekolah - Sekolah Di Kabupaten Bengkalis, Ditinjau Dari Sisi Moderasi Beragama. Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara, 1(3), 249-257.

Aman, A., Ahmad Zakaria, R. M., & Ramli, Z. (2022). Design and art elements of the baju kurung malay community: Elemen rekaan dan seni pada baju kurung masyarakat melayu. KUPAS SENI: Jurnal Seni Dan Pendidikan Seni, 10, 78-89.

Amri, H. (2022). Evaluasi Kinerja Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru Dalam Melestarikan Nilai-nilai Adat Dan Nilai-Nilai Sosial Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Lembaga Adat Melayu Pekanbaru (Skripsi). Universitas Islam Riau.

Anbiya, D.C., Bahar, S., Nurharyati, E., Andriani, A.H., Nuzula, F.D., Afifah, N.K., & Alfarauq, F.A. (2024). Keberagaman Budaya Pakaian Adat Kurung Labuh Dan Teluk Belanga Provinsi Kepulauan Riau. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 6(1), 121-130.

Arizka, B., Wesnina, W., & Suliyanthini, D. (2023). Studi Baju Kurung Sebagai Busana Tradisional. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 17(1).

Dirneti., Fauziah., Oktriyeni, H., & Triswandari, R. (2022). Upaya Peningkatan Hasil Belajar Dalam Pengenalan Pakaian Adat Melayu Melalui Model Pembelajaran Take And Give. Jurnal Pendidikan Khusus, 1(2), 97-111.

Effendi, M.A. (2004). Busana Melayu: pakaian adat tradisional daerah Riau. Yayasan Pusaka Riau.

Hamidi, M., & Maulana, H.A. (2020). Desain dan Aplikasi Busana Baju Melayu Riau Kekinian Untuk Penjahit Tradisional. TANJAK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1).

Hasibuan, N., & Yasnel. (2022). Masyarakat Melayu Riau Berbudaya Riau's Cultured Malay Community. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(1), 420-423.

Hasbullah., Wilaela., & Syafitri, R. (2020). Menenun Bagi Perempuan Melayu Riau: Antara Peluang Usaha Dan Pelestarian Budaya. Palastren: Jurnal Studi Gender, 13(1), 195-218.

Ismail, S. Z. (2006). Pakaian Cara Melayu. Universiti Kebangsaan Malaysia.

Juniandra, R. (2017). Lembaga adat melayu riau dalam pelestarian kebudayaan melayu di riau 1970-2012 (Skripsi). Universitas Andalas.

Karisma., Aulia, N., & Kiviana, D.P. (2025). Filosofi Busana Kebudayan Suku Melayu Riau. NIPAH: Jurnal Pelita Studi Islam Dan Humaniora, 1(1), 26-36.

Maryamah., Ersyliasari, A., Ananda, M.L., & Julinda. (2023). Analisis Budaya Melayu Terhadap Modernisasi Dalam Perspektif Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(10), 3096-3108.

Nurdin, F., Hartati., & Putri, S.M. (2020). Baju Kurung Pakaian Tradisional Perempuan Melayu Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(3), 751-756

Prayoga, A. ., Bunari, B., & Yuliantoro, Y. (2022). Nilai dan Makna Sejarah Baju Kurung Labuh Sebagai Baju Adat Khas Riau. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 2881-2887.

Putra, N., Wahyuningsih, S., Amanda, R.F., Juliani, J., & Pratama, Y.H. (2024). Pelestarian Pakaian Adat Melayu Riau Bagi Remaja di Provinsi Riau : Budaya Melayu Riau. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(2), 194-200.

Raharja, F., & Puspitawati, P. (2024). Dinamika Organisasi Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (Mabmi) Dalam Melestarikan Budaya Melayu Di Kota Medan. HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 16(1), 20-28.

Roza, E., Pama, S.A., Erni, S., & Pama, V.I. (2023). Baju Kurung Tradisional: Citra Diri Perempuan Melayu Riau Berkearifan Lokal Budaya. Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 20(1), 29-42.

Sapitri, M., Wilson., & Ayub, D. (2022). Nilai Karakter Pakaian Corak Tenun Songket Melayu Siak di Kampung Tengah Kabupaten Siak. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(1), 153-160.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-25

Cara Mengutip

Isnaniah, N. R. (2025). Baju Kurung: : Pakaian Tradisional Khas Perempuan Melayu Riau. Jurnal Tapak Melayu, 3(02), 1–10. https://doi.org/10.56783/tm.v3i2.305

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.