Kearifan Lokal dalam Tradisi Melayu Natuna
Analisis Literatur Terhadap Nilai-Nilai Sosial Budaya
DOI:
https://doi.org/10.56783/tm.v3i03.286Kata Kunci:
Kearifan Lokal, Melayu Natuna, Tradisi Budaya, Nilai Sosial, Pelestarian BudayaAbstrak
Kearifan lokal merupakan bagian penting dari identitas budaya masyarakat, termasuk pada komunitas Melayu Natuna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial budaya yang terkandung dalam tradisi Melayu Natuna berdasarkan studi literatur. Tradisi seperti kenduri laut, pantun dan syair, tepung tawar, cecah inai, makan bedulong serta sistem gotong royong menunjukkan adanya nilai-nilai solidaritas sosial, religiusitas, kesopanan, dan keharmonisan dengan alam. Selain itu, kajian ini juga membahas tantangan yang dihadapi dalam upaya pelestarian kearifan lokal di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelestarian kearifan lokal tidak hanya penting untuk menjaga identitas budaya, tetapi juga untuk mendukung keberlanjutan sosial dan ekologis di wilayah Natuna.
Referensi
Asiva Noor Rachmayani. (2015). Natuna Potret Masyarakat dan Budayanya.
Boy Anugerah. (2021). Pembinaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Terdepan di Indonesia dalam Rangka Menegakkan Kedaulatan Nasional. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 16(2), 253–266. https://doi.org/10.47441/jkp.v16i2.211
Budi Setyaningrum, N. D. (2018). Budaya Lokal Di Era Global. Ekspresi Seni, 20(2), 102. https://doi.org/10.26887/ekse.v20i2.392
Ciciana, Rahmawati, N., & Elsera, M. (2023). Kepercayaan Masyarakat Terhadap Benda yang Dikeramatkan di Pulau Subi Kecamatan Subi Kabupaten Natuna. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora (JSHUM), 1(3), 381–396.
Maryamah, M., Akbar Hilmi, M., Sari, E. K., & Fatiha, K. A. A. (2023). Tradisi-Tradisi Islam Melayu Di Nusantara (Indonesia). SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary, 2(02), 235–241. https://doi.org/10.62668/significant.v2i02.801
Masduki. (2014). Tempat-tempat keramat di Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis.
Natuna, U., & Pratiwi, M. Y. (2023). Zikir maulid: warisan sosial spiritual berbasis kearifan lokal masyarakat natuna. Angewandte Chemie International Edition, 1(1), 951–952. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/BAB 2.pdf
Nurmalasari, E. (2023). Nilai Kearifan Lokal Upacara Petik Laut Muncar Sebagai Simbol Penghargaan Nelayan Terhadap Limpahan Hasil Laut. Jurnal Artefak, 10(1), 43. https://doi.org/10.25157/ja.v10i1.9749
Osno, M. (2019). Ungkapan Lisan Melayu Kepulauan Riau: Kajian Transitivitas. Suar Betang, 14(2). https://doi.org/10.26499/surbet.v14i2.116
Rachmayani, N. A. (2015). Analisis Nilai-Nilai Budaya Melayu Dalam Buku Kumpulan Cerita Rakyat Kabupaten Natuna. 6.
Rann, D. A., Santoso, E., Cherieshta, J., Natasha, M. B., & Young, J. (2023). Perlindungan Warisan Budaya: Peran Hukum Adat dalamPemeliharaan Budaya Lokal. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(5), 543–553. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/4906/3443
Rozani, M. (2024). Kearifan Lokal ( Local Wisdom ) Melayu : Tunjuk Ajar , Puisi, dan Pantun. Jurnal Digdaya : Pendidikan, Pengajaran Dan Kebudayaan, 3(Tahun), 17. https://doi.org/10.31004/digdaya.vxix.xxx
Sarumaha, M., Telaumbanua, K., Harefa, D., Raya, U. N., Artikel, I., Berbasis, P., Lokal, K., Budaya, I., Selatan, N., Muda, G., & Education, J. (2024). PENDIDIKAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL NIAS SELATAN : 12(3), 663–668.
Tarman, S., Khotimah, K., & ... (2024). Makna Tradisi Tepung Tawar Perkawinan Adat Melayu di Desa Sedanau Kecamatan Bunguran Barat Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau. Maharsi: Jurnal …, 06(02), 135–147. http://ejurnal.budiutomomalang.ac.id/index.php/maharsi/article/view/4615%0Ahttp://ejurnal.budiutomomalang.ac.id/index.php/maharsi/article/download/4615/2361
Umar Natuna, N. S. (2022). Jurnal Segeram. Jurnal Segeram, 1(1), 1–20.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Aina Mardiah; Dedi Supriadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
All articles published in this journal are made available under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license.
Under this license, users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial use.
These permissions are granted provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, a link to the license is provided, and any changes made are clearly indicated.
Authors retain the copyright to their work while granting the journal the right to publish and distribute the article as the original publisher. Third parties may use, reproduce, distribute, translate, and adapt the published work in accordance with the terms of the CC BY 4.0 license.
The full license can be accessed at: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
