Makna Tradisi Cecah Inai dalam Perayaan Pernikahan di Natuna
DOI:
https://doi.org/10.56783/tm.v1i02.245Kata Kunci:
Inai, Tradisi Cecah Inai, Pernikahan Melayu, Natuna, Simbolisme BudayaAbstrak
Tradisi cecah inai, yang melibatkan penggunaan inai di tangan, memiliki signifikansi yang mendalam dalam perayaan pernikahan di Natuna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi simbolisme dan makna yang terkandung dalam tradisi cecah inai dalam konteks pernikahan masyarakat Melayu Natuna. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi cecah inai bukan hanya sekadar hiasan fisik, tetapi juga membawa makna simbolis yang mendalam dalam pernikahan Melayu Natuna. Penggunaan inai di tangan calon pengantin melambangkan kecantikan, keanggunan, dan keberuntungan dalam kehidupan baru mereka. Selain itu, proses cecah inai juga merupakan ekspresi dari penghormatan dan pengakuan terhadap peran penting keluarga dan komunitas dalam pernikahan. Penelitian ini juga menyoroti perubahan dan tantangan yang dihadapi tradisi cecah inai dalam menghadapi pengaruh globalisasi dan modernisasi. Meskipun demikian, nilai- nilai budaya dan tradisi lokal tetap menjadi bagian integral dari perayaan pernikahan di Natuna. Upaya pemertahanan dan revitalisasi tradisi cecah inai diharapkan dapat dilakukan untuk menjaga warisan budaya yang kaya ini.
Referensi
Arikunto, S. (2019). Dasar – Dasar Research. Visi Pustaka, 21(2), 147–156
Andika, Z. D., Sejarah, P., & Jambi, U. (2023). TRADISI DAN KEBUDAYAAN MASYARAKAT MELAYU DALAM PERSPEKTIF. 2(1), 153–159.
Bahasa, P. (2022). JURNAL TUAH. 4(2), 125–131. Islam, J. P. (2023). Al-Liqo : 165–184.
Natuna, K., & Kabupaten, R. (2004). No Title. 53.
Oktaviani, C. H., Studi, P., Sendratasik, P., Keguruan, F., Ilmu, D. A. N., & Riau, U. I. (2019). Nilai estetika gerak tari cecah inai di desa sungai beringin kabupaten indragiri hulu.
Prof. Dr. Suryana, Ms. (2012). Metodologi Penelitian : Metodologi Penelitian Model Prakatis Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Universitas Pendidikan Indonesia, 1–243. https://doi.org/10.1007/s13398-014-0173-7.2
Rahmadi. (2011). Pengantar Metodologi Penelitian. In Antasari Press. https://idr.uin- antasari.ac.id/10670/1/PENGANTAR METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Riau, P. (n.d.). No Title. 9(2), 1–9.
Rohman, D. A. (2019). Komunikasi Dakwah Melalui Media Sosial. Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan, 13(2), 121–133. https://doi.org/10.38075/tp.v13i2.19
Studi, P., Fib, E., Adat, M., Melayu, B., Takari, M., & Dja, M. (2019). Muhammad Takari bin Jilin Syahrial Fadlin bin Muhammad Dja ’ far.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
License Terms
All articles published in this journal are made available under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license.
Under this license, users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial use.
These permissions are granted provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, a link to the license is provided, and any changes made are clearly indicated.
Authors retain the copyright to their work while granting the journal the right to publish and distribute the article as the original publisher. Third parties may use, reproduce, distribute, translate, and adapt the published work in accordance with the terms of the CC BY 4.0 license.
The full license can be accessed at: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
