AL-QURAN DAN PEMIKIRAN ISLAM PASCA DISRUPSI DIGITAL

Authors

  • Lukman Nurchakim STAI Natuna

DOI:

https://doi.org/10.56783/jwu.v9i01.317

Keywords:

Disrupsi digital, al-Quran, Tafsir

Abstract

Disrupsi digital sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Ia terjadi sebagai konskwensi penggunaan teknologi informasi yang menawarkan kecepatan dan murah berbasis internet. Akses internet menjadi salah satu kemampuan dasar kehidupan untuk mengakses berbagai sumber informasi dan pengetahuan. Namun kemudahan yang disediakan teknologi digital/internet bukan tanpa dampak. Apakah dampak disrupsi digital terhadap pemahaman keagamaan dan perlakuan terhadap al-Quran dan  bagaimana halnya dengan pemikiran Islam?. Inilah yang akan dicari jawabannya dalam pembahasan dalam artikel ini. Penelitian ini adalah jenis library research. Peneliti menelusuri beberapa artikel dari berbagai jurnal yang membahas tentang disrupsi digital. Hasil temuan antara lain: 1). Hilangnya kekuatan lembaga/incumbent dengan hadirnya platform baru. 2). Deprivatisasi lembaga keagamaan, 3). Matinya kepakaran/Keagamaan didasarkan pada informasi yang instan. 4. Era  post truth. 5). Pergeseran penilaian otentisitas keagamaan. 6). Privatisasi agama. 7). Digitalisasi al-Quran. Meski harus disadari penguasaan suatu bidang  secara mendalam tidak cukup diperoleh dari konten internet. Tapi setidaknya informasi awal telah didapat. Tafsir  sebagi produk pemikiran Islam diantara yang telah meramaikan dunia digital. Bermunculan platform digital berkonten tafsir di laman-laman internet dipandang sebagai hal yang efektif dan efisien. Tafsir dalam jaringan internet memberikan peluang dan tantangan bagi penyebaran tafsir, keabsahan teks tafsir, serta ideologi yang dihadirkan. Contoh pemnafaatan itu dokumentasi tafsir dengan bentuk buku digital. Atau pun konten tafsir per ayat yang disajikan secara lebih simpel. Hanya saja kualifikasi aplikasi tafsir di laman digital harus diperhatikan kredibilitasinya. Apakah ada peran ulama atau cendikiawan muslim yang ahli dalam bidang tafsir di belakangnya. Sehingga dapat dipastikan keontentikan sumber dan dapat dipertanggungjawabkan.

References

Alauddin, Abdurrahman, et.al., (2022), DIALEKTIKA: Jurnal Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial, https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/DT/index ISSN : 1858-3679

Ansori, et.al., Disrupsi Sosial Dan Studi Islam Pada Masyarakat Perkebudayaan Lokal, Banyumas, Rizquna, 2022

Duryat, Masduki, Opportunity Pendidikan: Transformasi Di Era Disrupsi Dan Revolusi Industri 4.0, jurnal Gema Wiralodra, Vol 10, No 1, Hal 93-104, April 2019

Fanani, Sholihin, Modul Kuliah AIK 2 (Ibadah, Akhlak Dan Muamalah , Surabya, PPAIK (Pusat Pengkajian Al-Islam KeMuhammadiyahan) Universitas Muhammadiyah Surabaya, 2020, hal. 8.

Mubarok, Muhamad Fajar Mubarok dan Muhamad Fanji Romdhon (2021), Digitalisasi al-Qur’an dan Tafsir Media Sosial di Indonesia, Jurnal Iman dan Spiritualitas eISSN: 2775-4596, Vol 1, No 1, 2021, pp. 110-114 http://doi.org/10.15575/jis.v1i1.11552

Maulana, Helmi, Onlinization Tafsir: Studi Alquran di Era Disrups, TAJDID | p-ISSN: 0854-9850; e-ISSN: 2621-8259 Vol. 28, No. 1, 2021 DOI: https://doi.org/ 10.36667/tajdid.v28i1.6

Nisa, Safira Fahmiyatun,et.al., Sains, Agama Dan Paradigma Manusia Di Era Disrupsi Digital: Analisis Tipologi Ian G Barbour, Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains P-Issn 1535697734; E-Issn 1535698808 Volume 4, 2022, Pp 286 – 291

Wahyuni, Dwi (2021) Melampaui Sekularisasi : Meninjau Ulang Peran Agama di Ruang Publik pada Era Disrupsi, Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama ISSN 2089-8835 DOI : 10.15575/hanifiya.v4i2.12699v , https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/Hanifiya/

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/09/20/pengguna-internet-di-indonesia-tembus-213-juta-orang-hingga-awal-2023 (Informasi ditulis oleh Cindy Mutia Annur pada link tersebut. Diakses pada 21/10/2023 pukul 06.00 wib).

https://www.uinjkt.ac.id/digital-islam-membawa-perubahan-pada-kehidupan-beragama/

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

Nurchakim , L. (2025). AL-QURAN DAN PEMIKIRAN ISLAM PASCA DISRUPSI DIGITAL. Wacana Umat , 9(01), 19–31. https://doi.org/10.56783/jwu.v9i01.317