Paradigma Amanah Dan Musyawarah Sebagai Dasar Strategi Membangun Organisasi Berbasis Kearifan Melayu tempatan Di Natuna

Authors

  • Edi Sudianto College of Islamic Studies (STAI) Natuna
  • Nikmatul Rahmah Isnaniah College of Islamic Studies (STAI) Natuna

DOI:

https://doi.org/10.56783/jwu.v10i01.446

Keywords:

paradigma, Amanah, Musyawarah, Melayu Tempatan

Abstract

Artikel ini mengkaji paradigma amanah dan musyawarah sebagai dasar dalam membangun strategi organisasi berbasis kearifan Melayu tempatan di Natuna. Kajian ini berangkat dari kecenderungan teori organisasi modern yang lebih menekankan aspek rasionalitas dan efisiensi struktural, sehingga sering kali mengabaikan dimensi nilai dalam pengelolaan organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana konsep amanah dan musyawarah dalam Islam dapat dipahami sebagai paradigma organisasi serta bagaimana keterkaitannya dengan kearifan budaya Melayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur yang berkaitan dengan teori organisasi, kepemimpinan dalam Islam, serta budaya Melayu. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep amanah menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab moral dalam menjalankan kewenangan organisasi, sedangkan musyawarah menegaskan pentingnya partisipasi kolektif dalam proses pengambilan keputusan. Kedua konsep tersebut memiliki kesesuaian dengan nilai-nilai budaya Melayu yang menjunjung tinggi prinsip kepercayaan, kebersamaan, serta mufakat dalam kehidupan sosial. Dalam konteks masyarakat Melayu di wilayah Kepulauan Natuna, prinsip-prinsip tersebut masih tercermin dalam praktik sosial masyarakat yang menempatkan musyawarah dan kepercayaan sebagai dasar hubungan sosial dan kepemimpinan komunitas. Dengan demikian, integrasi antara konsep amanah, prinsip musyawarah, dan kearifan Melayu tempatan Natuna dapat menjadi paradigma alternatif dalam membangun strategi organisasi yang tidak hanya efektif secara struktural, tetapi juga memiliki legitimasi moral dan sosial yang kuat

References

Abdullah, A., & Ahmad, H. (2010). Islamic Leadership and Organizational Management. A.S. Noordeen.

Al-Mawardi. (1996). Al-Ahkam al-sultaniyyah wa al-Wilayat al-Diniyyah. Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

Al-Qaradawi, Y. (1997). Min Fiqh al-Dawlah fi al-Islam. Dar al-Shuruq.

Ali, A. J. (2005). Islamic Perspectives on Management and Organization. Edward Elgar Publishing.

Ali, A. J., & Weir, D. (2005). Islamic Perspectives on Management and Organization. Journal of Management, Spirituality & Religion, 2(3). https://doi.org/10.1080/14766080509518602

Andaya, B. W., & Andaya, L. Y. (2015). A History of Malaysia. Palgrave Macmillan.

Beekun, R. I. (1997). Islamic Business Ethics. International Institute of Islamic Thought.

Beekun, R. I., & Badawi, J. (1999). Leadership: An Islamic Perspective. Amana Publications.

Burrell, G., & Morgan, G. (1979). Sociological Paradigms and Organizational Analysis. Heinemann.

Chapra, M. U. (2008). The Islamic Vision of Development in the Light of Maqasid Al-Shariah. International Institute of Islamic Thought.

Creswell, J. W. (2003). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks, CA.

Daft, R. L. (2010). Organization Theory and Design (10th ed.). South-Western Cengage Learning.

Effendy, T. (2004). Tunjuk Ajar Melayu Riau. Balai Kajian Dan Pengembangan Budaya Melayu.

Ibn Kathir. (2000). Tafsir al-Qur’an al-’Azim. Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

Kuhn, T. S. (1962). The Structure of Scientific Revolutions. University of Chicago Press.

Milner, A. (2008). The Malays. Wiley-Blackwell.

Moleong, L. J. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Morgan, G. (1986). Images of Organization. Sage Publications.

Nasr, S. H. (2002). The Heart of Islam: Enduring Values for Humanity. HarperCollins.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Pearson Education.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kualitatif Sugiyono. Mode Penelitian Kualitatif, 5(January).

Weber, M. (1978). Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology (1st ed.). University of California Press.

Zed Mestika. (2017). Metode Penelitian Kepustakaan. In Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-02-26

How to Cite

Sudianto, E., & Isnaniah, N. R. (2026). Paradigma Amanah Dan Musyawarah Sebagai Dasar Strategi Membangun Organisasi Berbasis Kearifan Melayu tempatan Di Natuna. Wacana Umat , 10(01). https://doi.org/10.56783/jwu.v10i01.446